Tintin

Latar Belakang Petualangan Tintin

Sebagian besar masyarakat baik orang dewasa maupun anak-anak pasti sudah tahu mengenai sebuah karakter bernama Tintin. Tintin dikenal sebagai kartun yang bermula dari komik kemudian diadaptasi menjadi animasi kartun. Banyak juga yang menyukai karakter yang satu ini bahkan hingga mengoleksi barang-barangnya. Namun seperti apa sebenarnya latar belakang dari Tintin?

Latar Belakang Tintin

Komik yang berjudul Petualangan Tintin merupakan karangan Herge yang hingga sekarang ini menjadi favorit banyak orang. Tintin merupakan seorang jurnalis dan Hergé hampir selalu menggunakan Tintin sebagai karakter dalam cerita petualangannya.

Kisah-kisah ini biasanya terjadi selama dia menjadi jurnalis tetapi ada juga yang belum terjadi saat penulisan. Ia juga menciptakan dunianya sendiri untuk Tintin, yang merupakan ilustrasi dari dunia asli yang dikumpulkan dari foto arsipnya.

Tintin
Tintin

Komik Petualangan Tintin memang bersifat fromulaic di mana setiap kasus misteri bisa diselesaikan dan juga diterima secara logika. Meskipun begitu, komik ini juga dibumbui dengan humor khasnya.  Campuran humor yang bisa ditebak  tetapi bisa membenamkan pembaca ke dalam cerita dengan cara yang elegan sukses menarik para pembaca.

Mulanya, Hergé melakukan banyak improvisasi pada penulisan seri ini di mana sesusah apapun Tintin dalam menghadapi situasinya, dia hampir selalu bisa keluar dari kesulitan tersebut. Sampai pada akhirnya Herge melakukan penelitian mendalam sebelum dia mulai menulis cerita dan merencanakan plot dengan hati-hati.

Umur Tintin tidak pernah terungkap dengan pasti. Karakter tersebut digambarkan sebagai “orang dewasa” dalam penggambaran film namu  juga disebut sebagai “bocah” berkali-kali di acara TV. Dalam serial kartun berdasarkan komiknya, klip dari “Rahasia Unicorn” menunjukkan paspor Tintin, menunjukkan bahwa usia lahirnya adalah 1929 (tahun pertama komik ini dirilis).

Motivasi Herge untuk melakukan penelitian Tintin juga dibantu oleh Zhang Congren, seorang mahasiswa dari Tiongkok. Ketika dia mengetahui bahwa Hergé berencana mengirim Tintin ke China pada petualangan berikutnya, dia memintanya untuk tidak memperlihatkan gambaran keseluruhan dari seorang Eropa. Pandangan tentang China saat itu salah. Hergé dan Zhang bekerja sama untuk membuat seri berikutnya “Lotus Biru”, yang dipuji sebagai mahakarya pertama.

Gaya kreasi komik Hergé yang berbeda juga didapatkan dari dunia luar yang menginspirasinya. Penambahan warna pada cerita membuat karyanya menjadi lebih baik. Pada saat itu, penggunaan warna pada komiknya bahkan lebih maju dibandingkan pada komik Amerika, dan proses manufaktur terbaiknya adalah penggunaan teknologi four printing side dan metode sinematrogafi pencahayaan yang ada.

Hergé dan timnya dapat mengisi hampir setengah atau lebih halaman dengan gambar. Gambar yang dihasilkan ini cukup akurat dan lebih menonjolkan aliran serta penggunaan warna untuk menyoroti beberapa poin penting.

Kehidupan pribadi Hergé juga memiliki pengaruh yang penting dalam seri ini. Akhirnya bisa disimpulkan bahwa seri petualangan Tintin akan bisa eksis selamanya. Hergé pergi ke penciptanya pada tanggal 3 Maret 1983, meninggalkan 24 seri komik yang sangat berharga hingga saat ini yang masih sangat populer.

Apabila Anda termasuk orang yang tertarik dengan serial Tintin, tidak ada salahnya menambahkan koleksi Tintin di rumah Anda. Dapatkan koleksi dari Tintin yang tersedia di Tintin Shop Singapore Official Store Blibli.com. terdapat banyak pilihan barang Tintin seperti figura, homeware, magnet, notebook, apperel, bahkan hingga yang limited edition. Jangan khawatir tentang harga karena akan mendapatkan harga promo setiap pembelian produk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *